Eduvisit Kelas 8 SMPIT Asy-Syukriyyah: Memahami Teknologi Bendungan dalam Pengelolaan Sungai Cisadane
- Kamis, 20 Februari 2025
- Ahmad Basori
- 0 komentar

Tangerang – Siswa kelas 8 SMPIT Asy-Syukriyyah mengikuti eduvisit ke UPTD Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Cidurian Cisadane, Banten, pada 19 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman tentang pemanfaatan gelombang bunyi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pengukuran ketinggian air. Eduvisit ini merupakan bagian dari rangkaian ASTS Proyek yang berlangsung dari 20 Februari hingga 12 Maret 2025.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nurchasanah, S.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar langsung di lapangan. Siswa dapat mengamati secara langsung bagaimana Bendungan Pintu Air Sepuluh di Sungai Cisadane beroperasi serta memahami cara kerja alat ukur ketinggian air dalam mencegah banjir di Kota Tangerang.
"Melalui kegiatan ini, siswa bisa melihat secara langsung bagaimana Bendungan Pintu Air Sepuluh berfungsi dalam mengatur aliran Sungai Cisadane. Mereka juga dapat mempelajari penggunaan alat ukur ketinggian air yang berperan penting dalam mitigasi banjir di Kota Tangerang," ujar Nurchasanah, S.T.
Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan sekaligus Kepala Bendungan Pasar Baru, Hari Doyo Sugianto, S.T., menegaskan bahwa bendungan ini memiliki peran krusial dalam penyediaan air sejak era kolonial Belanda. Terletak di Jalan K.S. Tubun, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, bendungan ini dibangun pada 1927 dan diresmikan pada 1930 dengan nama Bendungan Sangepo sebelum berganti menjadi Bendungan Pintu Air Sepuluh. Dibangun sebagai bagian dari politik balas budi, bendungan ini awalnya bertujuan mengairi persawahan seluas 40.663 hektar serta mengatur aliran Sungai Cisadane untuk mencegah banjir dan memastikan ketersediaan air bagi masyarakat.
"Sejak dulu, bendungan ini bukan hanya berfungsi untuk irigasi, tetapi juga sebagai pengendali banjir utama di Tangerang. Dengan sistem yang kami kelola saat ini, aliran air dapat dikontrol lebih baik sehingga risiko banjir bisa diminimalisir," ujar Hari Doyo Sugianto, S.T.
Bendungan ini memiliki 10 pintu air utama berbahan besi dengan 11 tiang penopang serta konstruksi beton bertulang yang kokoh. Rel lori di sisi utara dan selatan digunakan untuk mendistribusikan pintu air pengganti jika terjadi kerusakan. Selain mengendalikan banjir, bendungan ini juga menyuplai air baku bagi warga dan irigasi pertanian. Operasionalnya dijalankan oleh empat regu dalam tiga shift, dengan absensi fingerprint setiap dua jam guna memastikan distribusi air tetap lancar. Dilengkapi panel kontrol lokal, bendungan ini memungkinkan pengaturan tinggi muka air (TMA). Jika TMA melebihi 12,50 meter, pintu utama atau "skotchbalk" akan dioperasikan. Sebagai antisipasi gangguan listrik, tersedia panel generator yang dirawat secara berkala setiap empat jam sekali. Gudang penyimpanan lori di sisi barat juga disiapkan untuk mendistribusikan pintu air cadangan (stoplog) jika diperlukan. Dengan sistem pengelolaan yang terintegrasi, Bendungan Pintu Air Sepuluh tetap siaga dalam menjaga keseimbangan ekosistem Sungai Cisadane.
Selama kunjungan, siswa dengan antusias mengamati bagaimana gelombang bunyi digunakan dalam pengukuran permukaan air secara akurat. Mereka juga mempelajari prinsip kerja air saat hujan turun secara terus-menerus serta dampaknya terhadap aliran sungai dan risiko banjir. Eduvisit ini diharapkan dapat memperkaya wawasan siswa mengenai penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya teknologi dalam mitigasi bencana. Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan dapat lebih peka terhadap tantangan lingkungan serta mampu berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem demi masa depan yang lebih baik.
Artikel Terkait

EDUVISIT KELAS 7 SMPIT ASY-SYUKRIYYAH: MENGENAL ALAT PENYIRAM TANAMAN OTOMATIS DI AGRO EDUKASI WISATA RAGUNAN
Sabtu, 15 Februari 2025

Hindari Perayaan Valentine : Siswa SMPIT Asy-Syukriyyah Harus Mengerti Alasannya!
Jum'at, 14 Februari 2025