7 Momen Seru di Ajang Perkemahan Islami XVIII SMPIT Asy-Syukriyyah
- Minggu, 03 November 2024
- Smpitasysyukriyyah
- admin
- 1 komentar

Ajang Perkemahan Islami (API) XVIII SMPIT Asy-Syukriyyah baru saja berakhir, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Diadakan di Rumpun Tulip, Gunung Bunder, Bogor, kegiatan ini tidak hanya menawarkan petualangan seru, tapi juga pengalaman berharga yang membentuk karakter Islami, kemandirian, dan kreativitas. Berikut adalah tujuh momen paling seru yang dirasakan para siswa dalam kegiatan ini.
1. Mendirikan Tenda Bersama Regu
Mendirikan tenda menjadi momen awal yang penting. Para siswa bekerja sama dengan tim mereka, saling membantu agar tenda berdiri kokoh. Kegiatan ini mengajarkan mereka pentingnya kerja sama dan saling mendukung satu sama lain, sekaligus menjadi kesempatan pertama untuk beradaptasi dengan suasana perkemahan. Para siswa belajar membagi tugas dan bekerja sama demi kenyamanan bersama, membuat mereka lebih kompak dan siap menghadapi tantangan selama perkemahan.
2. Shalat di Alam Terbuka
Salat wajib maupun sunnah yang dilakukan di alam terbuka menjadi momen penuh kekhusyukan dan kedekatan dengan alam. Di tengah keindahan alam pegunungan, para siswa merasakan suasana yang berbeda saat beribadah. Dengan latar suara alam dan udara sejuk, mereka dapat lebih khusyuk dan fokus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salat berjamaah di alam terbuka ini juga memberikan rasa tenang dan kedamaian yang sulit dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
3. Api Unggun dan Haflah Penuh Kreasi
Salah satu kegiatan yang paling dinanti adalah acara api unggun. Diawali dengan menyalakan api unggun, malam haflah diisi dengan berbagai penampilan dari setiap regu. Para siswa menampilkan yel-yel, puisi Islami, hingga nasyid yang mereka siapkan dengan semangat. Suasana hangat dari api unggun menambah keakraban dan kebersamaan di antara peserta, sekaligus menjadi momen untuk saling memberikan apresiasi. Kegiatan ini menjadi malam penuh keceriaan dan kreativitas yang membangkitkan semangat para siswa.
4. Memasak di Alam Bebas
Para siswa ditantang untuk memasak sendiri di alam terbuka, mengasah keterampilan memasak mereka dengan bahan-bahan sederhana. Dari memasak nasi hingga membuat lauk, kegiatan ini mengajarkan mereka pentingnya kemandirian dan cara bertahan hidup di alam. Kreativitas mereka pun diuji saat menyajikan hasil masakan terbaik. Setiap tim berlomba-lomba menciptakan hidangan lezat, dan hasilnya menjadi kenangan tersendiri bagi para peserta. Pengalaman memasak di alam bebas ini membangkitkan kemandirian dan rasa bangga atas usaha mereka sendiri.
5. Outbound yang Mengasah Keterampilan dan Keberanian
Outbound menjadi kegiatan yang penuh tantangan dan keseruan. Dengan berbagai rintang, siswa belajar mengatasi rasa takut dan saling percaya pada rekan tim. Setiap tantangan memberikan rasa pencapaian yang luar biasa dan mempererat kerja sama tim. Kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya strategi dan keberanian untuk melewati setiap rintangan. Bagi para siswa, outbound adalah kesempatan untuk mengasah ketangguhan fisik dan mental mereka.
6. Safari Malam yang tak terlupakan
Di malam hari, para siswa diajak untuk berkeliling dalam safari malam. Berjalan dalam gelap dengan hanya diterangi senter, mereka belajar keberanian sambil menikmati keindahan alam malam. Safari malam ini memberi mereka pengalaman yang tak terlupakan, sekaligus mengajarkan keberanian dan kekompakan. Melihat dan mendengar suara alam di malam hari, peserta merasakan kedekatan dengan lingkungan sambil mengasah rasa keberanian. Momen ini melatih mereka untuk mengatasi rasa takut dan saling melindungi.
7. Perjalanan ke Curug yang Mengasyikkan
Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta melakukan perjalanan ke Curug (air terjun). Meskipun lelah setelah rangkaian kegiatan perkemahan, semangat para siswa tetap tinggi. Keindahan alam air terjun menjadi penutup yang sempurna, memberikan kenangan manis dan kesegaran sebelum mereka kembali ke rumah. Suara air terjun yang menenangkan menjadi pelipur lelah dan pengalaman yang tak terlupakan, memberi mereka apresiasi lebih terhadap alam dan kenangan manis bersama teman-teman.
Ajang Perkemahan Islami kali ini sukses memberikan pengalaman yang mendidik sekaligus menyenangkan. Tidak hanya belajar kemandirian dan keterampilan hidup, para siswa juga semakin memahami nilai-nilai Islami dalam setiap aktivitas yang mereka lakukan.
1 Komentar
Artikel Terkait

Eduvisit Kelas 8 SMPIT Asy-Syukriyyah: Memahami Teknologi Bendungan dalam Pengelolaan Sungai Cisadane
Kamis, 20 Februari 2025

EDUVISIT KELAS 7 SMPIT ASY-SYUKRIYYAH: MENGENAL ALAT PENYIRAM TANAMAN OTOMATIS DI AGRO EDUKASI WISATA RAGUNAN
Sabtu, 15 Februari 2025

Hindari Perayaan Valentine : Siswa SMPIT Asy-Syukriyyah Harus Mengerti Alasannya!
Jum'at, 14 Februari 2025