Holiday in Pare: Kampung Inggris and Met The Tourist

paree

Akhirnya Ujian Akhir Semester 1 dapat dilalui oleh siswa-siswi SMPIT Asy-Syukriyyah dengan lancar. Laporan hasil belajar selama semester satu pun sudah diberikan oleh para wali kelas kepada seluruh wali murid dari kelas 7 hingga kelas 9. Dewan guru juga sudah selesai dengan agenda raker. Wah…., setelah itu apa lagi yang paling dinanti oleh segenap keluarga besar sekolah kalau bukan liburan. Jadi mau nyanyi seperti Tasya mantan penyanyi cilik dulu, “Libur telah tiba, libur telah tiba… Hatiku gembira!”

Tapi biasanya ya…, tidak semua murid sekolah punya agenda liburan yang terencana dengan oke. Di waktu-waktu menjelang liburan rasanya sudah tidak sabar.., tapi saat hari-hari libur sudah tiba, eh suka bingung sendiri mau diisi dengan apa. Hayo…, ada yang pernah merasa di situasi seperti itu, tidak?

Kondisi itu sih tidak terjadi pada 100 siswa-siswi SMPIT Asy-Syukriyyah yang mengikuti program HIP (Holiday in Pare). Karena siswa-siswi tersebut siap untuk jalan-jalan ke Pare sambil mendalami keterampilan berbahasa Inggris. Lokasi tujuan di Pare tentunya Kampung Inggris. There are so many English courses what we can visit to improve our English, Guys.. Serunya lagi.., ada banyak rental sepeda yang bisa kita pakai jasanya. Jadi dengan merogoh kocek empat puluh sampai dengan seratus lima puluh ribu rupiah, sebuah sepeda bisa dipakai sepuasnya selama tiga hari sampai semingguan. Karena lumrahnya para pengunjung Kampung Inggris akan mengendarai sepeda untuk menempuh jarak dari tempat menginap ke tempat kursus yang diikuti. Sepeda yang disewa juga pastinya akan dipakai untuk mengunjungi kedai-kedai makanan dan toko-toko souvenir yang banyak terdapat di sana. Di sini diperlukan kecermatan mengatur uang loh ya.., di samping kepiawaian menahan nafsu jajan dan belanja itu sendiri. 😉

Tanggal 27 Desember 2016, peserta HIP dan para guru pendamping berangkat dari sekolah dengan mengendarai bus sampai Stasiun Senin. Perjalanan ke Pare tentunya dilanjut dengan menaiki Kereta Api Majapahit tujuan Kediri yang dijadwalkan akan tiba di tempat tujuan pada keesokan harinya pukul 06:50 WIB.

Peserta HIP menginap di VOC dan belajar di Krebs dengan para tutor yang fasih berbahasa Inggris. Kalau sudah mumet belajar, peserta HIP tinggal gowes sepedanya ke tempat-tempat jajan yang kebanyakan ditawarkan dengan harga yang murah meriah. Ketan susu dan pentol goreng ataupun rebusnya bisa dipilih sebagai salah satu jajanan yang tidak hanya murah meriah tapi juga enak loh.

Perjalanan peserta HIP tidak sampai di Pare-Kediri saja, tapi masih berlanjut sampai ke Pulau Bali. Bertolak dari Pare tanggal 2 Januari dengan menaiki bus yang nyaman untuk beristirahat dengan posisi duduk dalam waktu yang cukup lama. Setibanya di Pelabuhan Ketapang, perjalanan dilanjutkan dengan naik kapal laut menuju Pelabuhan Gilimanuk. Pemandangan sepanjang perjalanan di kapal laut sungguh indah dan romantis. Kerlap-kerlip sinar lampu dari kapal-kapal laut lainnya mengundang mata untuk memandangi view sekitar dari pinggiran kapal.

Pagi menjelang siang akhirnya peserta HIP bisa sampai di Tanah Lot, Bali. Alhamdulillah wa syukurillah.. Semua dalam kondisi sehat and happy of course. Ada cukup banyak turis asing yang sedang asyik mengambil foto pemandangan sekitar sambil selfie. Peserta HIP pun tidak mau kalah, semua berpose dengan riangnya karena sebelumnya perut yang kosong telah lebih dulu diisi dengan sarapan pagi.

Serunya mendayung kano di Pantai Pandawa yang mempesona, singgah solat di masjid dengan nama ulama sejarawan Ibnu Battutah, asyiknya naik speedboat di danau Bedugul yang indah, sampai dinner di Pantai Jimbaran yang super romantis telah dirasakan oleh para peserta HIP. Kantong-kantong belanjaan pun sudah penuh setelah mengunjungi Toko Cening Bagus dan Joger. Tak lupa pula para peserta mengerjakan tugas wawancara dengan para turis asing untuk melatih speaking English dengan para native speaker langsung. Dag dig dug tapi seru pastinya…

Setelah mengistirahatkan badan yang lelah di sebuah tempat penginapan yang nyaman, peserta HIP kembali bertolak menuju Kediri untuk menempuh perjalanan pulang. Perjalanan liburan 10 hari peserta HIP berakhir dengan segudang pengalaman seru yang layak untuk dikenang. Thank you, Allah …

Siap untuk join di program Holiday in Pare berikutnya? “Every exit is an entry somewhere else,” Tom Stoppard said. See you in the next journey, Guys…

(author: Putri Zakiyyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *