Gelar Virtual Parenting, SMPIT Asy-Syukriyyah Mengajak Orang Tua untuk Bersinergi dengan Sekolah

Tangerang, (31/07/2021) Kembali, SMPIT Asy-Syukriyyah menggelar kegiatan Virtual Parenting bagi seluruh orang tua peserta didik. Kegiatan yang dilaksanakan melalui media Zoom meeting ini mengangkat tema “Bersinergi Mendidik Generasi Qurani”, dan diikuti oleh 260 peserta. Dimoderatori oleh Ust. Ruslan, S.Pd.I., alhamdulillah kegiatan tersebut berjalan lancar dan dengan penuh anstusiasme.

Pada kesempatan ini, kegiatan dibuka oleh Ustadz Iwan Wahyudi, M.Pd., Kepala SMPIT Asy-Syukriyyah. Dalam sambutannya, Ustadz Iwan menyampaikan bahwa dalam proses Pendidikan anak di masa sekolah tidak dapat dilakukan hanya oleh pihak sekolah saja, atau oleh orang tua saja. Perlu kerjasama yang baik di anatara kedua belah pihak.

“Dibutuhkan adanya sinergi yang sangat baik di antara pihak sekolah dengan orang tua, terlebih dalam masa pandemi seperti saat ini. Kualitas komunikasi dan diskusi yang baik antara orang tua dan pihak sekolah pun menjadi poin yang tidak kalah penting,” ujarnya.

Kisma Fawzea, S.Psi., atau yang lebih akrab disapa dengan Bu Zeezee menjadi narasumber pada Virtual Parenting kali ini yang berdurasi selama 2 jam; 09.00 – 11.00 WIB. Beliau adalah Co-owner Lembaga Rumah Konseling dan sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun dalam dunia konseling rumah tangga. Di awal materi beliau mengutip salah satu pepatah Afrika yang mengatakan, “It takes a village to raise a child”.

“Dibutuhkan satu desa untuk mendidik satu orang anak. Maka kita sebagai orang tua jangan pernah jumawa dengan merasa bahwa kita mampu mendidik anak kita sendiri tanpa bantuan orang lain. Maka bersinergi dengan sekolah, bersinergi dengan bapak ibu guru sangat urgent bagi keberhasilan proses Pendidikan anak. Salah satu bentuk sinergi adalah dengan memberikan pendampingan bagi Ananda, terlebih saat ini baik anak maupun orang tua memang lebih banyak berada di rumah. Ini adalah salah satu waktu yang tepat untuk membangun bounding di antara orang tua dengan putra-putrinya,” papar Bu Zeezee.

Kemudian, beliau pun mengakhiri sesi materinya dengan menyampaikan empat hal yang perlu disinergikan antara orang tua dengan pihak sekolah atau guru. “Baik orang tua maupun sekolah perlu sama-sama memiliki tujuan yang sama dan persepsi pandang yang sama terhadap permasalahan saat ini. Saling memberikan solusi, bukan saling menuntut. Sekolah dan keluarga atau orang tua saling ambil peran, tidak dilepas hanya kepada salah satu pihak saja. Terakhir, orang tua dan guru pun perlu memandang realistis situasi dan ekspektasi terhadap belajar siswa,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *