AJANG PERKEMAHAN ISLAMI (API) XII

KENALI DIRI, BANGKITKAN PRIBADI MANDIRI

            Ajang Perkemahan Islami atau biasa disebut API merupakan kegiatan perkemahan tingkat penggalang yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali. Kegiatan ini sangat dinanti oleh para siswa SMPIT Asy-Syukriyyah karena di sinilah moment berharga selalu tercipta. API tahun ini diikuti oleh peserta dengan jumlah yang cukup signifikan dari tahun kemarin. Api yang biasanya hanya diikuti oleh siswa kelas 7 dan 8, tahun ini beberapa siswa kelas 9 menjadi pembina atau pendamping siswa. Tahun 2016 kegiatan API dilaksanakan di daerah Cidahu, Sukabumi. API berlangsung selama tiga hari mulai Selasa s.d Kamis, 18 s.d 20 Oktober 2016.

            API 2016 menjadi moment berbeda karena API tahun ini penuh dengan kesan. Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan diawali apel pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Hj. Mairatu Sisriyeni, S,Pd. Setelah itu, kami langsung pergi ke tujuan menggunakan tronton. Para siswa sangat menikmati perjalanan. Mereka membaca al matsurat, hingga menyanyi lagu-lagu kepramukaan. Perjalanan sekitar tiga jam, tibalah kami di tempat pada pukul 11.00. Di sana tim advan sudah menyiapkan tempat membangun tenda untuk para siswa. Mereka berucap syukur karena kami telah sampai dan dapat melihat keindahan alam pengunungan. Kegiatan demi kegiatan telah dilaksanakan hingga di malam itu tepatnya malam kegiatan api unggun, hujan pun turun. Saat itu, kami bergotong royong merapikan tenda, membantu teman yang sakit, memasak makanan untuk dikonsumsi bersama, dan lain-lain. Saat itulah, kami belajar mengenal pribadi diri ini. Saat itulah kami belajar menjadi pribadi yang mandiri. Di saat itulah kami belajar menyatukan hati dengan satu tujuan. Hujan yang turun menjadi rahmat untuk kami. Walaupun kami tidak dapat menikmati api unggun bersama. Namun kami merasakan hal yang lebih berharga yaitu rasa solidaritas atau kepedulian. Kami satukan hati, bahu membahu saling membantu. Beberapa jam berlalu, hujan pun mulai reda. Kami pun beristirahat sejenak hingga pukul 02.00 kami kembali melakukan kegiatan. Api unggun pun dinyalakan. Kami mengikuti agenda jurit malam. Semua berlangsung begitu cepat hingga mentari sudah menyapa kami. Kami pun tak lupa untuk menjalankan ibadah solat tahajud dan subuh bersama sebelumnya. Acara penutupan berjalan dengan lancar. Beberapa siswa dan regu memenangkan kategori-kategori pilihan, seperti regu terbaik, tenda terbersih dan terapi, pemimpin regu terbaik, dan lain-lain.

            Satu hati satu jiwa menjadi tema API di tahun 2016 ini. Kami belajar mengenali diri hingga mampu menyatukan jiwa dan hati dengan teman-teman. Semoga kegiatan ini banyak memberi manfaat bagi kami, siswa maupun para guru. Bila ada khilaf dalam kegiatan yang berlangsung, semoga kita saling membuka pintu maaf. Demikianlah uraian singkat mengenai API 2016. Jadilah kami insan mandiri yang bersatu dalam hati dan jiwa Islami.

                                                                                                                       

(Siti Nur Latipah, S.Pd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *